Foto : Ilustrasi Megastructure JIS (Poin Penting)
Jakarta, Poin Penting – PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) meraih penghargaan global dalam ajang 2026 Year in Infrastructure (YII) Awards yang diselenggarakan Bentley Systems. WEGE menjadi pemenang kategori Structural Engineering melalui proyek Jakarta International Stadium (JIS) dengan karya “Engineering Largest Retractable Roof”.
Penghargaan tersebut diumumkan dalam rangkaian YII Awards yang berlangsung di Singapura pada 6-7 Oktober 2026. Bentley Systems mengonfirmasi WEGE sebagai pemenang kategori Structural Engineering. Dalam ajang tahun ini, lebih dari 300 proyek dari 53 negara masuk dalam nominasi dan pemenang ditentukan dalam 12 kategori oleh panel juri independen.
Bagi WEGE, penghargaan tersebut berkaitan erat dengan tantangan engineering pada struktur JIS, khususnya sistem atap yang dapat dibuka dan ditutup. Direktur Utama WEGE Mahendra Vijaya mengatakan penghargaan itu menjadi pengakuan atas kemampuan perusahaan mengintegrasikan engineering, teknologi digital, dan pelaksanaan konstruksi dalam mengerjakan proyek megastruktur yang kompleks.
JIS memiliki kapasitas 82.000 penonton dengan struktur atap yang membentang 269 x 244 meter. Sistem retractable roof menjadi salah satu bagian paling kompleks dalam proyek karena membutuhkan perencanaan struktur, pengangkatan, serta koordinasi konstruksi yang presisi.
Salah satu pekerjaan utama dalam pembangunan struktur tersebut adalah pengangkatan struktur atap seberat 3.900 ton secara bersamaan hingga ketinggian 70 meter. Menurut WEGE, pekerjaan tersebut dilakukan di kawasan Jakarta Utara yang memiliki kondisi tanah lunak dan muka air tanah tinggi.
Direktur Operasi WEGE Tomo Dwi Hasputro, yang sebelumnya menjabat sebagai Project Manager JIS, menjelaskan bahwa bagian atap yang dapat bergerak memiliki bobot sekitar 300 ton. Struktur tersebut menutupi bukaan seluas 4.560 meter persegi dan membutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk membuka atau menutup.
Kompleksitas tersebut membuat proses engineering tidak hanya bergantung pada desain struktur, tetapi juga pada koordinasi pelaksanaan di lapangan. WEGE menyebut pendekatan tersebut menjadi bagian dari proses yang kemudian membawa proyek JIS mendapatkan pengakuan dalam kategori Structural Engineering pada YII Awards 2026.
Dalam pengerjaan proyek, WEGE menggunakan sejumlah teknologi dari ekosistem Bentley. STAAD Pro digunakan untuk analisis struktural, sedangkan SYNCHRO 4D digunakan dalam simulasi konstruksi.
Menurut WEGE, penerapan teknologi digital tersebut membantu mengoptimalkan beban pengangkatan sebesar 7% serta mengidentifikasi dan menyelesaikan lebih dari 100 spatial clashes sebelum pekerjaan fisik dilakukan. Perusahaan juga menyebut pendekatan digital tersebut mendukung penyelesaian megastruktur tiga bulan lebih awal dari jadwal.
Selain aspek struktur dan konstruksi, WEGE menyampaikan sejumlah capaian pada sisi lingkungan. Perusahaan menyebut JIS sebagai stadion pertama yang memperoleh Sertifikat Platinum Green Building.
WEGE juga menyatakan penerapan digital engineering dalam proyek tersebut menghasilkan penghematan 753.000 jam kerja, menurunkan estimasi emisi karbon tahunan sebesar 2.300 ton CO2, serta menjaga limbah material konstruksi di bawah 7%.
Dari sisi keselamatan kerja, WEGE menyebut proyek JIS meraih penghargaan Zero Accident setelah mencatat 2,5 juta jam kerja aman selama proses konstruksi.
Penghargaan YII Awards 2026 menempatkan proyek JIS dalam jajaran proyek infrastruktur yang mendapatkan pengakuan di tingkat internasional pada bidang structural engineering. Bagi WEGE, pencapaian tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam memperkuat kemampuan engineering, pemanfaatan teknologi digital, serta penerapan prinsip keberlanjutan dalam pembangunan infrastruktur.
Melalui proyek JIS, WEGE menunjukkan bagaimana pekerjaan megastruktur dengan tingkat kompleksitas tinggi dapat dikerjakan dengan menggabungkan perencanaan struktur, teknologi digital, dan koordinasi konstruksi. Pengakuan dari YII Awards 2026 kemudian menjadi tambahan rekam jejak bagi WEGE dalam pengembangan kapabilitas tersebut.