Foto : PT. Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk (MAHA)

JAKARTA, Poin Penting — PT Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk (MAHA) atau Mandiri Services memperoleh kontrak strategis dari PT Ade Putra Tanrajeng untuk menyediakan jasa transportasi batu bara hingga 2030. Nilai kontrak tersebut diperkirakan dapat mencapai Rp2,2 triliun.

PT Ade Putra Tanrajeng merupakan anak perusahaan PT Kutai Bara Nusantara. Dalam kerja sama tersebut, MAHA akan bertindak sebagai penyedia jasa transportasi batu bara dengan periode pekerjaan yang berlangsung hingga 2030.

Perolehan kontrak tersebut menambah portofolio proyek MAHA di bidang jasa transportasi komoditas pertambangan. Perseroan menyebut kesepakatan ini mencakup serangkaian kegiatan operasional yang saling bersinergi dan berkelanjutan selama masa kerja sama.

Dari sisi nilai, MAHA menyatakan kontrak tersebut memiliki nilai yang diperkirakan dapat mencapai Rp2,2 triliun. Angka tersebut merupakan estimasi nilai selama periode kontrak, sehingga tidak dapat langsung diperlakukan sebagai tambahan pendapatan MAHA pada satu periode tertentu.

Dalam keterangannya, MAHA tidak merinci volume batu bara yang akan diangkut, jumlah armada yang digunakan, tarif jasa transportasi, maupun pembagian nilai pekerjaan berdasarkan tahun. Karena itu, skala operasional masing-masing periode dalam kontrak belum dijelaskan secara rinci oleh Perseroan.

Meski demikian, MAHA menilai perolehan kontrak tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat portofolio proyek perusahaan. Perseroan juga menyebut kerja sama tersebut diharapkan dapat mendorong pertumbuhan kinerja perusahaan pada tahun-tahun mendatang.

Direktur Utama MAHA Yenny Hamidah Koean mengatakan kontrak tersebut menjadi bentuk kepercayaan PT Ade Putra Tanrajeng terhadap kapabilitas Perseroan dalam menyediakan jasa transportasi komoditas pertambangan.

“Kami berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh PT Ade Putra Tanrajeng,” ujar Yenny dalam keterangan perusahaan.

Menurut Yenny, MAHA akan memberikan layanan transportasi komoditas pertambangan yang mengutamakan keandalan, efisiensi, serta keselamatan pertambangan. Manajemen juga optimistis kerja sama tersebut dapat memberikan nilai tambah bagi kedua belah pihak.

Perolehan kontrak dengan PT Ade Putra Tanrajeng juga dikaitkan dengan strategi MAHA dalam memperluas jaringan klien. Perseroan melihat penguatan hubungan kemitraan korporasi sebagai bagian dari pengembangan bisnisnya di sektor jasa transportasi komoditas pertambangan.

Selain memperluas jaringan pelanggan, MAHA menyatakan akan mengoptimalkan kapabilitas sumber daya manusia dan operasional agar pelaksanaan layanan tetap sesuai dengan standar industri pertambangan.

MAHA selama ini menempatkan bisnis jasa pengangkutan batu bara dan mineral sebagai bagian dari kegiatan utamanya. Dalam keterangan perusahaan, MAHA menyebut telah berkembang menjadi salah satu penyedia jasa pengangkutan batu bara terbesar di Indonesia, dengan rekam jejak operasional jangka panjang dan jangkauan kepada produsen batu bara.

Kontrak baru dengan PT Ade Putra Tanrajeng memperpanjang cakupan kerja sama MAHA di sektor transportasi batu bara hingga 2030. Dengan nilai yang diperkirakan dapat mencapai Rp2,2 triliun, kesepakatan tersebut menjadi tambahan portofolio proyek yang menurut Perseroan dapat mendukung pertumbuhan bisnis dalam beberapa tahun mendatang.

MAHA juga menegaskan bahwa kerja sama tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan memperkuat kemitraan korporasi sekaligus mengoptimalkan kemampuan operasional dan sumber daya manusia. Rincian lebih lanjut mengenai volume pengangkutan dan pelaksanaan pekerjaan belum disampaikan dalam keterangan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *